Masihkah sedih sahabat?

Tinggalkan komentar


Sahabat..pernahkah kita merasa seperti diasingkan, dicuekin, disisihkan, atau hal yang serupa dengan itu???

Pernahkah kita merasa, orang lain seperti tidak mau mengerti kita, tidak mau tahu dengan apa yang kita alami, padahal pada saat itu kita sedang membutuhkan perhatian, butuh orang yang mau mendengarkan keluh kesah kita. Wahai kawan, mungkin pada saat itu kita merasa seperti orang paling malang di dunia ini. Dunia mendadak menjadi seperti tidak bersahabat dengan kita, dunia seakan menjadi teramat sangat sempit bagi kita sehingga kita merasakan sesak yang teramat sesak dalam dada ini.

Lagi

Iklan

Ujian

Tinggalkan komentar


Unisma bekasi, geografi

Hari ini mahasiswa sedang masuk ke masa-masnya ujian, kadang mereka mengganggap ujian adalah satu kegiatan yang cukup menegangkan. Entah itu merupakan efek ketidaksiapan ataupun ketidakpahaman terhadap soal-soal yang diujikan, padahal kalau mau jujur apa yang diujikan itukan sejatinya apa yang telah diberikan pada saat perkuliahan berlangsung. Jadi sejatinya kalaulah mereka siap dan senantiasa bersiap-siap dalam belajar dan tentunya juga sadar bahwa ujian itu pasti datang dengan berbagai bentuk ujian itu sendiri. Maka kita tidak akan bingung harus melakukan apa ketika ujian, namun jangan sampai pula melakukan hal-hal yang mencederai makna dari ujian itu sendiri atau dengan kata lain menghalalkan segala cara.

Sahabat…adilkah kita terhadap diri kita? Ya pertanyaan ini layak dipertanyakan kepada kita, karena dari proses pembelajaran sejatinya kita sudah melakukan persiapan dan tentunya pula pengorbanan baik secara waktu dan biaya.

Sudahkah kita siap menerima dan melaksanakan setiap bentuk ujian? Karena sejatinya ujian di sekolah, ujian di kampus bisa menjadi gambaran dari kehidupan kita. Karena setiap makhluk yang bernyawa pasti akan diuji, dan tentunya jenis dari ujiannya pasti akan berbeda-beda.

Manakala kita bersiap diawalnya, maka tatkala ujian itu datang kita akan senantiasa siap dan tentunya kita tidak akan bingung karena tahu akan jawaban dari setiap ujian yang kita lalui. Tentu jawaban yang paling paripurna adalah kita dapat kembali ke pada sang pemilik cinta dan sayang…yaitu Allah swt.

Karena sudah Allah jelaskan dalam surat cintaNya bahwasanya dibalik kesusahan selalu akan ada dua kemudahan, namun demikian ikhtiar kita pun harus senantiasa dipersiapkan dengan matang…sungguh Allah menyenangi hambaNya yang senantiasa bersyukur terhadap ujian yang diberikan…semakin cinta Allah, maka akan semakin banyak pula ujian yang Dia berikan kepada kita. Begitu pula yang Allah berikan kepada para kekasihNya yakni para nabi dan rasul-rasulNya. Apalagi kita selaku hamba biasa yang masih pula banyak dosa dan khilaf…jadi persiapkan diri sebaik mungkin, menghadapi ujian yang kan diberikan kelak.

Move on lah….

Tinggalkan komentar


Setiap manusia pasti memiliki masa-masa indah yang dilaluinya di masa lalu, ataupun sebaliknya masa-masa kelam pada masa lalu. Namun demikian, sudahkah kita bisa menghadapi masa depan dengan menjadikan masa lalu sebagai cermin untuk kita menjadi lebih waspada lagi???

Lagi

Hari Gini Masih Galau???

Tinggalkan komentar


Sahabat…sudah lama tak bersua walau hanya lewat tulisan, sudah kangen rasanya mencurahkan kembali hikmah-hikmah yang didapat setiap hari. Sahabat, pernahkah kita merasa galau, gundah gulana, resah, sedih, kesal atas apa yang dirasa tidak pas dengan kita.

Lagi

Mendidikkah atau Mengajar?

Tinggalkan komentar


sumber gambar: puzzleminds-comwp-contenuploads2012072

sumber gambar: puzzleminds-comwp-contenuploads2012072

Pendidikan merupakan satu usaha untuk memanusiakan manusia, menciptakan manusia yang memiliki pengetahuan serta akhlaq yang mulia. Pendidikan pula yang menggodok calon pemimpin bangsa, jadi ada sesuatu yang salah apabila pendidikan malah membentuk pribadi-pribadi yang selalu penuh dengan keserakahan.

Lagi

Ucapan Selamat untuk Seseorang di sana…

Tinggalkan komentar


Cerahnya wajah itu terlihat sekilas, senyum mengembang dari bibirnya..suasana bahagia menyelimuti seluruh orang. Terutama sang ratu dan raja sehari…wahai jiwa yang bahagia..berlayarlah engkau ke laut lepas, meski batu karang dan ombak besar kan menghadang teruslah melaju kedepan.

Hanya untaian doa yang bisa diberikan meski itupun lewat jarak yang teramat jauh, meski do’a itupun tak terucap di kala hari bahagia itu. Meski berat mendengar sang ratu telah menemukan rajanya, namun demikian Allah telah memutuskan. Memang benar yang Allah katakan bahwa “Apa yang kau anggap baik belum tentu baik menurut Allah, begitu juga sebaliknya..”

Hanya doa selamat berlayar..semoga engkau..atau kalian bisa menjadikan perahu yang indah, yang mampu menahan terjangan ombak dan badai kelak di tengah lautan..sekali lagi hanya ucapan “barokallahu laka wa baroka ‘alaika wa’jama’a bainakuma fi khoir” semoga Allah senantiasa memberikan kenikmatan, dan keberkahan bagi kalian berdua.

Hanya maaf..ya hanya kata maaf saja yang bisa terlontar untuk sang ratu pemilik raja…semoga engkau bisa tambah sholehah dengan imam yang begitu sholeh..semoga kalian tetap bersatu hingga ke jannahNya kelak…

Bagi Akhwat yang Menunggu…

Tinggalkan komentar


GambarSudah lama tak menulis di laman ini…sebenarnya sudah menumpuk juga ide yang ingin dituangkan kedalam bentuk teks-teks yang teratur ini..eh iya bagaimana kabarnya sahabat semua, semoga Allah senantiasa memberikan yang terbaik dari yang terbaik untuk kita semua.

Kehidupan tidak selalunya indah, dalam kehidupan ini semua sudah ada pasangannya, siang berpasangan dengan malam, matahari berpasangan dengan sang rembulan, sedih berpasangan dengan gembira, semua itu pasti berpasangan, dan tidak ada yang tidak berpasangan di dunia ini, karena ini semua adalah sebuah sunnatulloh yang memang terjadi.

Lagi

Older Entries