“Allah tidak menciptakan mimpi, kecuali menjadi nyata.” (DR. Atha Barakat)

Membaca buku ini, seolah secara sengaja kita duduk di bawah sebuah pohon besar hijau nan rindang, di bentangan perbukitan indah, berhawa sejuk. Dan dengan khusyuk, kita menghadap seorang sosok yang sudah tua, berjubah putih, dan berjenggot lebat, yang mencerita kisah hidupnya. Ia begitu bijak. Raut mukanya menampakkan pendar ketegaran. Ia mungkin terlihat lelah, tapi kata-kata yang terkeluarkan, bukanlah keluhan apatah lagi makian. Kita, hanya mendapatkan hujan kalimat yang berisi motivasi, dan hikmah yang berhamburan di mana-mana dari setiap jenggal kisah hidup yang diceritainya.

Lagi