sumber gambar: puzzleminds-comwp-contenuploads2012072

sumber gambar: puzzleminds-comwp-contenuploads2012072

Pendidikan merupakan satu usaha untuk memanusiakan manusia, menciptakan manusia yang memiliki pengetahuan serta akhlaq yang mulia. Pendidikan pula yang menggodok calon pemimpin bangsa, jadi ada sesuatu yang salah apabila pendidikan malah membentuk pribadi-pribadi yang selalu penuh dengan keserakahan.

Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita semua untuk mampu menjawab tantangan zaman, karena perubahan itu saat ini terus berlangsung dengan sangat cepat. Jika kita tidak siap dengan perubahan maka kita akan tergilas oleh roda zaman, maka oleh karena itu perlu bekal yang sangat mumpuni untuk menjawab tantangan zaman ini. Modal itu bisa diperoleh oleh kita dengan pendidikan.

Ini memang menjadi tugas yang sangat berat untuk para pemikul amanah dalam pendidikan, karena sejatinya orang yang bergerak dalam pendidikan tidak hanya menelurkan kecerdasan secara intelektual saja, namun juga kecerdasan secara emosional dan juga yang terpenting adalah kecerdasan secara spiritual. Karena, bagaimanapun juga jika manusia hanya dibekali oleh kecerdasan intelektual saja maka dunia ini bisa berjalan ke arah yang berbahaya. Hal ini bukan saya menapikan kecerdasan secara intelektual, namun sudah banyak contoh bahwa yang kita lihat dan kita dengar bahwa banyak yang terlibat kerusakan adalah orang yang secara kecerdasan intelektual itu sangat tinggi.

Sebenarnya apa yang salah?

Karena seharusnya semakin tinggi kecerdasan intelektual, idealnya adalah semakin maju bangsa itu. namun yang terjadi tidak demikian, kita sudah sering melihat bahwa yang melakukan tindakan-tindakan yang tidak seharusnya banyak orang-orang yang pintar. Hal ini tidak lain karena secara emosional mereka tidak mampu mengendalikan emosi keinginan dalam memiliki sesuatu, emosi nafsunya begitu besar sehingga tidak mampu dikendalikan. mengambil sesuatu itu begitu ringan dan seperti sudah terbiasa.

Begitu pula dengan kecerdasan spiritualnya begitu rendah, mungkin orang terlihat begitu alim dengan kulit kealiman. Padahal di dalamnya begitu rapuh dan gersang. Nah disinilah fungsi pendidikan itu diperlukan, karena pendidikan tidak hanya mencetak manusia untuk cerdas secara intelektual saja, namun harus mampu mencetak manusia yang cerdas secara emosional dan juga secara spiritual. karena sejatinya pendidikan itu bukan hanya mengajar, namun mendidik.

Menjadi suatu renungan untuk kita semua, apakah kita sudah benar-benar mendidik atau baru sebatas mengajar??