Sahabat..pernahkah kita merasa seperti diasingkan, dicuekin, disisihkan, atau hal yang serupa dengan itu???

Pernahkah kita merasa, orang lain seperti tidak mau mengerti kita, tidak mau tahu dengan apa yang kita alami, padahal pada saat itu kita sedang membutuhkan perhatian, butuh orang yang mau mendengarkan keluh kesah kita. Wahai kawan, mungkin pada saat itu kita merasa seperti orang paling malang di dunia ini. Dunia mendadak menjadi seperti tidak bersahabat dengan kita, dunia seakan menjadi teramat sangat sempit bagi kita sehingga kita merasakan sesak yang teramat sesak dalam dada ini.

Sahabat…rasa sedih, kesal, dan juga jengah dengan keadaan tersebut, itu merupakan sesuatu yang alamiah, karena itu merupakan bagian yang tak terlepas dari kehidupan manusia. Namun demikian, kadang kita menjadi sedikit “lebay” dengan menganggap bahwa Allah-pun seperti bersikap seperti orang-orang kebanyakan terhadap kita.

Sahabat…ingat, janganlah selalu berharap bahwa setiap orang harus selalu mengerti kita meskipun itu sahabat terdekat kita, atau bahkan pasangan kita sekalipun. Ingat…sesungguhnya masih ada yang mau mendengarkan kita dikala “semua” manusia seakan menutup telinganya untuk kita, masih ada yang mau menunggu dikala “semua” manusia seakan meninggalkan kita. Siapa gerangan dia?

Ya…Dialah Allah sang Maha Pencipta, Dialah Allah yang Maha Mendengar, Dialah Allah Yang Maha Pencinta, Maha Penyayang…walaupun kita berfikir Suudzon kepadaNya…padahal di sebalik itu…hanya Dia yang terus mau mendengarkan segala keluh kesah kita, segala kegalauan kita..segala kesusahan kita..

padahal hanya Dialah yang senang tatkala seorang hamba selalu minta padaNya, namun demikian kita banyaknya terus suudzon padaNya…sungguh sebenarnya kitalah yang tidak adil dan selalu cuek pada Allah, sungguh sebenarnya kitalah yang selalu tidak peduli dengan undangan dan ajakanNya dalam 5 kali dalam sehari.

Ketika Dia memanggil kita dengan bahasa cintaNya, terkadang kita selalu cuek dan leha-leha, bahkan selalunya kita memberikan sisa-sisa dari apa yang kita miliki untuk memenuhi seruanNya. Jadi…sebenarnya siapa yang salah? Namun demikian, Allah tidak akan pernah protes dan tidak akan pernah meninggalkan hamba-hambaNya walaupun sekejap, karena tatkala manusia tertidur lelap-pun Dia tetap terus mendampingi kita semua.

Maka tatkala merasa tak ada orang yang peduli lagi terhadap kita, janganlah sedih….karena masih ada Allah yang tetap mau menerima kita, jadikan Allah sebagai pelabuhan tempat kita mengadu dan bercerita. Jadikanlah waktu-waktu yang syahdu di sepertiga malam untuk lebih mendekat lagi kepadaNya…sungguh indah terasa ketika kita bisa berkeluh kesah kepadaNya, mintalah solusi atas segala sesuatu yang menimpamu.

Marilah kita dekatkan diri terhadap Allah Rabb sang Pemilik Cinta yang hakiki.