Setiap manusia pasti memiliki masa-masa indah yang dilaluinya di masa lalu, ataupun sebaliknya masa-masa kelam pada masa lalu. Namun demikian, sudahkah kita bisa menghadapi masa depan dengan menjadikan masa lalu sebagai cermin untuk kita menjadi lebih waspada lagi???

Ya…ternyata masih banyak diantara kita yang masih belum mampu untuk berpaling dari masa lalu, bahasa kerennya “belum bisa move on”. Masih banyak diantara kita yang hidup dengan gelimangan masa lalu yang begitu lekat, masa lalu yang begitu sangat mempengaruhi kehidupan kita sehingga kita seakan menjadi manusia yang cacat, yang tidak mampu melakukan apapun untuk masa depan.

Sahabat…ketika kita terkungkung dengan masa lalu, sejatinya kita belum mampu untuk ikhlas dengan keadaan. Kita masih merasa “kalau” saja dulu jadi…”kalau” saja dulu milih dia…”kalau” saja dulu…. dan terus begitu…tentu kita tidak akan mampu menatap masa depan dengan benar-benar mantap. sehingga kita akan terganggu, mungkin wajah bisa kita ceria-ceriakan, namun hati seperti orang sakit.

Sahabat…ihlaskan hati, serahkan segala sesuatu kepada Allah. Nikmati masa kini dengan penuh harapan kepada Allah, jadikan masa lalu sebagai cermin untuk lebih waspada lagi, songsong masa depan dengan penuh optimis. Selalulah mendekat kepada Allah, karena sejatinya Dia teramat sangat Maha mencintai setiap hambaNya di setiap waktu dan kesempatan kita. Jangan sia-siakan hidup kita hanya dengan terkungkung oleh masa lalu.

Biarlah masa lalu tetap menjadi masa lalu, seindah-indahnya masa lalu tetaplah tidak akan bisa kita ulangi kembali. Begitu pula kenangan masa lalu yang buruk, tentu tidak akan terulang selama kita menatap masa depan dengan mantap dan menyerahkan segalanya hanya kepada Allah. Insya Allah….