GambarSudah lama tak menulis di laman ini…sebenarnya sudah menumpuk juga ide yang ingin dituangkan kedalam bentuk teks-teks yang teratur ini..eh iya bagaimana kabarnya sahabat semua, semoga Allah senantiasa memberikan yang terbaik dari yang terbaik untuk kita semua.

Kehidupan tidak selalunya indah, dalam kehidupan ini semua sudah ada pasangannya, siang berpasangan dengan malam, matahari berpasangan dengan sang rembulan, sedih berpasangan dengan gembira, semua itu pasti berpasangan, dan tidak ada yang tidak berpasangan di dunia ini, karena ini semua adalah sebuah sunnatulloh yang memang terjadi.

kepada para pemuda-pemudi, janganlah risau tatkala usia sudah menjejak diangka 20++, apalagi kaum hawa jika sudah menjejak usia segitu bawaannya gerah melulu, dan kadang terbersit tanya…”masih bisakah saya…” kadang juga tertegun manakala berkumpul dengan teman-teman masa kecil atau ketika ada reunian sekolah, teman-temannya sudah pada bawa pasangan atau mungkin sudah bawa anak yang lucu-lucu.

memang usia segitu merupakan usia yang rawan bagi seorang perempuan untuk tidak merasa risau atau kata gaulnya adalah “galau”, bagaimana tidak selagi teman-temannya sudah berbahagia dengan pasangannya masing-masing, kadang bersahut-sahutan dengan pasangannya “suami” dengan mesranya, atau mengunggah foto-foto bahagia mereka bersama suami atau bahkan bersama si kecil yang mungil. wanita akan jadi sangat sentimentil ketika ditanya oleh teman-temannya “kapan nyusul” atau ditanya “udah punya anak berapa nih?”

wahai para perempuan di luar sana, bersabarlah kalian, ikhlaskan hati, sabar menunggu perbanyaklah ilmu mengenai bahtera rumah tangga, sehingga ketika waktunya tiba kalian semua sudah siap lahir-batin. menikah bukan hanya bermodal cinta saja, bukan hanya bermodal materi saja, tapi juga kesiapan, kesabaran, keikhlasan juga perlu dipersiapkan sedari dini. hal ini karena apa yang kita anggap indah bukan tidak mungkin akan berubah menjadi sesuatu yang buruk, nah disitulah diperlukan kekuatan sabar dan ikhlas.

sekali lagi, kalian perempuan akan menjadi pencetak generasi-generasi mendatang, baik buruknya generasi yang akan datang berada di tangan kalian semua. persiapkan akhlaq terbaik kalian, persiapkan ilmu terbaik kalian. Ingat satu hal seorang wanita akan menjadi ibu dari anak-anaknya kelak, dan seorang ibu adalah madrasatul ulla “madrasah(sekolah) pertama” bagi seorang anak sebelum terjun di dunia nyata.

Selamat menunggu, selamat menimba ilmu bagi semuanya, semoga anty menjadi akhwat tangguh dan perbanyaklah bekal menuju perahu bahtera yang kan berlayar menerjang badai dan ombak yang tinggi…sekali lagi selamat berjuang sahabat dan saudariku semua.

sumber gambar:

tiyapoenya.blogspot.com