Jejak langkah kaki itu kini sudah mulai kembali bergerak, walaupun terang belumlah sampai menjejak ke bumi, nyala api sebagai penerang yang pernah padam kini mulai terang walaupun masih belum kokoh. Namun kini jalan yang ditapaki oleh sang kaki telah berbeda dari jalan yang pertama di jejaki, namun tetaplah kan menuju ke muara yang sama, menuju ke satu titik cahaya yang terang, cahaya yang terangnya menyejukkan serta kan memberikan jelasnya dunia pada mata yang melihatnya.

Walaupun menuju satu titik yang sama, namun arah yang digunakan sekarang berbeda dengan arah yang sedari awal dijejaki sang kaki. Sang kaki yang senantiasa ditemani oleh sepatu bututnya yang sudah mulai bolong-bolong dan penuh debu kadang sering terantuk batu, menginjak kotoran, menjejaki lumpur, begitulah langkah yang harus ditempuhi oleh sang kaki untuk senantiasa menuju satu cahaya yang terang benderang di ujung sana.

Memang cahaya di ujung sana bukanlah akhir dari suatu perjalanan, tetapi akan menjadi awal dari sebuah perjalanan baru namun suasana yang baru serta dengan tantangan baru yang mungkin lebih banyak liku serta onak yang harus ditempuhi. Dengan bergegas sang kaki berjalan tetap ditemani sepatu yang sudah kotor serta penuh lubang, keadaan memang masihlah gelap gulita namun pelita yang pernah padam pada jalan yang awal, kini sudah mulai terang kembali. Terangnya pelita itu kini dijaga dengan seksama agar tak kembali padam, dijaganya dengan penuh kehati-hatian karena angin kian kencang berhembus, gerimis mulai turun.

Hanya asa yang senantiasa menemami agar nyala pelita tak lagi padam, karena sang kaki sudah merasa lelah dalam mengarungi perjalanan malam gelap gulita yang terasa sangat panjang. Jalan yang kian berkelok itu kian terasa, tanjakan kian terasa meninggi, turunan itu terasa kian curam hingga sang kaki harus senantias berhati-hati dalam menjejakan langkahnya agar jangan sampai tersandung hingga jatuh, karena sejatinya muara perjalanan yang terang itupun kian dekat.

Dengan sisa tenaga yang ada, sang kaki teruslah bergerak menuju arah muara yang sungguh terang benderang dengan semua keindahan yang kan ditawarkannya, namun juga dengan segala tantangan yang ada di dalamnya…sanggupkah sang kaki untuk terus menjejakkan kakinya menuju satu titik cahaya nan menyejukkan serta penuh dengan tantangan??? Tunggu kelanjutannya….