Cinta…tak kan habis kata menggambarkan tentang yang satu ini, memang kata cinta ini orang sangat senang mendengarnya namun akan sangat senang sekali ketika mendapatkannya. Namun demikian, sahabat tahukah bahwasanya cinta itu bisa membuat orang bahagia, mungkin dia akan merasa orang yang paling beruntung ketika ada orang yang menyatakan cintanya kepada dia. Dia akan dengan rela memberikan apapun untuk yang dicintainya, dunia serasa miliknya waktu merasakan cinta.

Namun cinta itu tidak hanya sebatas itu saja, cinta malah akan membuat orang menjadi sakit, membuat orang segar tampak layu, kenapa pasal hal ini karena cinta yang salah arti. Cinta yang tidak pada tempatnya, cinta yang salah kostum, hingga ia menjadi racun bukan menjadi obat.

Ingin saya mendefinisikan bahwa cinta itu bisa menjadi madu, namun cinta juga bisa menjadi gulali. Kenapa demikian, ya kita bahas sedikit cinta bagai gulali yang terbuat dari gula memang rasanya manis, bentuk dan warnanya sungguh menarik. Namun tahukan bahwa gulali hanya manis di mulut saja, karena bisa jadi ia akan menjadi racun ketika didalam. Berbeda dengan madu, kita tahu bahwa madu sama rasanya manis, namun warnanya tidak semenarik warna gulali yang harganya pun beda dengan gulali jauh lebih mahal. Namun tahukah khasiat akan madu ini, ya khasiatnya banyak sekali, bisa membuat tubuh menjadi segar, bisa menjadikan kekebalan tubuh bertambah.

Nah…begitu juga dengan cinta “gulali” dan cinta “madu”, dia sama-sama manis rasanya namun beda khasiat. Cinta gulali dapat kita temukan dengan mudah, cukup dengan menyatakan “aku cinta kamu”, “I Love You”, “aku tresno karo koe”, “abi reuseup ka anjeun” maka jadilah cinta “gulali” manis terasa ketika menjalankannya, setiap hari teringat si “dia”, setiap malam terus hadir di mimpi, yang terbetik di pikiran dan hatinya adalah namanya. Ya itulah cinta semu, cinta penuh dengan ego serta nafsu. Memang ada juga ketika akan menyatakan pernyataan susah, namun  walau bagaimanapun cinta itu cinta yang tidak sepantasnya, cinta yang abnormal.

Lain lagi dengan cinta “madu”, untuk menyatakan kecintaan itu, tidak bisa dengan mengucapkan kata-kata tadi di atas. Tapi butuh ilmu dan juga butuh pengetahuan, karena apa cinta ini adalah yang sesungguhnya cinta, cinta yang hanya tertambat pada tempat yang tepat, cinta yang berada pada tempat yang semestinya, cinta yang bermuara kepada Sang Pemilik Cinta. Walaupun kita tambatkan cinta ini kepada makhlukNya…maka cinta itu adalah cinta yang sesungguhnya, cinta yang penuh perjuangan namun bukan pejuang cinta picisan, cinta kepada makhluk yang halal kita miliki, cinta yang penuh keridhoanNya, cinta yang penuh harap akan membawa kepada raudhatul jannahNya.

Sahabat…tidakkah tergoda akan cinta yang penuh kesucian, penuh dengan keridhoan, cinta yang di naungi Nur KasihNya, cinta yang senantiasa bermuara pada Sang Pemilik Cinta, cinta yang indah bagai bunga bermekaran di taman surgawi, cinta yang kan membawa kita menuju jannahNya, bukan cinta yang bisa membawa kita kepada nerakaNya. Sungguh diri ini sangat tergoda untuk segera memiliki cinta itu, sungguh diri ingin segera mengecap indahnya cinta yang penuh dengan Nur KasihNya, cinta yang mampu menggenapkan sebagian dienNya, sehingga bisa termasuk kedalam golongan hamba-hambaNya yang penuh kesyukuran, bukan termasuk kedalam golongan manusia yang merugi lagi hina.

Ya Allah…semoga hambaMu yang berlumuran dosan ini mendapatkan pasangan yang mampu menghaluskan akhlaq diri,

Mampu menghaluskan bacaan ayat-ayat cintaMu,

Mampu menerima segala kekurangan diri,

Yang mampu membawa diri kepada kesyukuran dan menjauhkan kepada kekufuran…

Sungguh diri ini hanya berharap dan hanya meminta padaMu, semoga kami dipertemukan atas petunjuk serta keridhoanMu di singgasana sehari

Semoga kelak kami mampu mengarungi lautan kehidupan dengan penuh keikhlasan, karena diri ini tahu bahwasanya lautan itu tidak selama tenang, namun hujan badai serta ombak tinggi akan senantiasa menerpa…

Maka berilah kami kekuatan dalam mengarunginya hingga tercipta keluarga yang sakinah ma waddah wa rohmah sesuai dengan tuntutanMu serta tuntutan rasulMu…