Masih ingatkah kita akan sebuah kisah, ketika Allah berseru kepada seluruh makhlukNya untuk sujud kepada Adam. Hingga seluruh malaikatnya sujud kepada Adam, namun ada satu makhluk Allah yang tidak mau sujud kepada Adam yaitu Iblis. Sebelumnya tahukah kau sahabat, bahwasanya sebelum Adam diciptakan Allah, Iblis merupakan makhluk Allah yang paling setia dan taat oleh karena itu dia tinggal di surgaNya.

Namun ketika Allah menciptakan Adam dan menyuruh para makhlukNya untuk sujud kepada Adam, Iblis malah berlaku sombong dengan asal-usul dan tingkat ketaatannya kepada Allah, sehingga dia tidak mau menuruti perintah Allah. Sehingga hal ini menyebabkan dia di usir oleh Allah dari surgaNya.

Itulah kenapa iblis bisa keluar dari surgaNya Allah, kita lihat sekarang banyak orang yang mempunyai ilmu tinggi, kekayaan yang melimpah, berasal dari keluarga yang berada, atau merasa diri paling cakep itu merasa sombong dan kadang menyepelekan orang-orang disekitarnya. Namun terkadang hal ini, seakan sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian orang. Karena menganggap bahwa dialah orang yang paling berilmu, bahwa dialah orang yang paling kaya, bahwa dialah orang yang berpengaruh atau merasa diri bahwa dialah orang yang paling pandai atau mungkin bahwa dialah orang yang paling cakep.

Subhanallah…sesungguhnya hal itu tidak apa-apanya dihadapan Allah, sungguh mungkin kita bisa berbangga dihadapan manusia, namun mungkin dihadapan Allah semua itu hanyalah nol besar. Mungkin seorang pemulung yang lusuh dan bau lebih mulia ketimbang seorang yang pandai lagi berilmu yang kemana-mana selalu menggunakan kendaraan dan wangi ketika dalam hatinya terbetik rasa sombong walau sebesar atom.

Ingatlah sahabat akan sabda rasul “Tiada masuk surga orang yang dalam hatinya terdapat sebesar biji sawi dari kesombongan.” (HR. Muslim) Sungguh ini merupakan sebuah peringatan bagi kita semua untuk senantiasa mewaspadai setiap lintasan hati, apakah ada rasa sombong itu dalam hati kita sekarang? Kalau iya maka bersegeralah untuk meminta ampun kepadaNya, dan mohonlah perlindungan dariNya agar hati kita terlindung dari segala penyakit hati.

Semoga Allah senantiasa menjaga setiap hati kita, ketika kita melihat seseorang janganlah kita anggap remeh seseorang itu, mungkin dia adalah orang yang paling mulia ketimbang kita dihadapan Allah. Dengan demikian maka rasa sombong itu insya Allah akan terendapkan, kalau kita merasa bahwa kita paling kaya maka tanyakan kepada hati kita apakah kekayaan kita sama dengan nabi Sulaiman, ketika kita merasa manusia paling cakep, maka tanyakan apakah kita secakep nabi Yusuf…

Sahabat, marilah mulai dari sekarang kita sering banyak berfikir dan merenungi apakah selama ini kesombongan terus menempel di hati baik terasa maupun tidak terasa. Ingatlah satu hadist nabi di atas tadi, takutlah kepada Allah dan janganlah kita semua mengikuti jejak iblis, karena sesungguhnya dia adalah musuh yang nyata. Semoga kita semua dilindungi oleh Allah dari penyakit sombong ini.

<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/recommendations.php?site=inimu.com&amp;width=300&amp;height=300&amp;header=true&amp;colorscheme=light&amp;font=arial&amp;border_color=%2523637BAD" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:300px; height:300px;" allowTransparency="true"></iframe>