Menilik sejarah pada masa-masa kejayaan Islam, sebenarnya apa yang membuat Islam bisa berjaya dan menguasai hampir sepertiga dunia. Tapi kenapa sekarang dunia Islam seakan terpecah dan tidak peduli dengan apa yang terjadi dengan apa yang menimpa saudaranya seiman dan seakidah? Pada masa kini, negara-negara Islam banyak yang malah tercucuk hidungnya mengikuti perintah yang notabene musuh Islam itu sendiri, sebuah pertanyaan besar memang.

Tapi begitulah yang terjadi sekarang, kita lihat negara-negara di jazirah Arab misalnya, malah melindungi kepentingannya sendiri dengan dalih kerjasama ekonomi, peningkatan devisa dan lain-lain…bahkan ternyata tidak sedikit yang membuka hubungan diplomatik dengan negara yang jelas-jelas menindas saudara seakidah dan membuat penjara terbesar di dunia.

Bahkan negeri inipun yang notabene negara dengan populasi muslim terbesar di dunia ada wacana untuk membuka hubungan diplomasinya…baiklah..kita lihat sedikit kebelakang, bagaimana ketika Islam masih berjaya, kenapa bisa Islam berjaya sampai ratusan tahun? dan hampir menguasai seluruh dunia ini?

Hal ini tidak lain dan tidak bukan…hehehehe…karena umat muslim kala itu masih menggelorakan yang namanya berjama’ah…misalnya saja shallat berjama’ah, bahkan tentang hal ini rasul sendiri dengan tegas menyatakan bahwa barang siapa yang tidak shallat berjama’ah maka akan dibakar rumahnya…

Memang pilar majunya umat ini adalah ada pada kehidupan berjama’ah, Ust. Arifin Ilham pernah menyatakan bahwasanya berjama’ah adalah senjata utama untuk kejayaan ummat. Kita lihat sekarang betapa orang begitu susah untuk shallat berjama’ah, padahal hadist rasul dengan tegas menyatakan “Shalat terberat orang-orang munafik adalah isya dan subuh brjamaah” (HR.Ahmad). Marilah sekarang kepada para lelaki kita hidupkan kembali shallat berjama’ah ini, jangan sampai kita termasuk kedalam orang-orang munafik yang senantiasa merasa berat untuk melaksanakan shallat berjama’ah pada waktu isya dan shubuh, namun bukan hanya sampai disitu saja bahkan setiap shallat wajib seharusnya dilaksanakan secara berjama’ah.

Semoga dengan menggelorakan kembali shallat berjama’ah ini, ummat islam akan kembali kepada kegemilangan masa lalu, ingat Islam tidak akan maju apabila jama’ah shallat shubuhnya belum sebanyak shallat jum’at. Wallahu’alam