Facebook…siapa yang tak kenal dengan situs jejaring yang satu ini, sepertinya dunia sedang demam panjang dengan adanya virus facebook ini. Ya dengan facebook orang-orang bisa berkoneksi bahkan bisa menemukan sahabat lamanya yang mungkin sedari SD tidak pernah ketemu, sekarang bisa ketemu berkat jasa bang facebook ini. Bahkan tak jarang orang bisa menemukan jodohnya lewat jalur ini, ataupula memperluas jaringan usaha sampai memperluas jaringan pertemanan.

Itulah fenomena yang sedang melanda sekarang, siapapun orangnya tak kenal dari kalangan manapun dia berasal, ntah dari kota besar sampai dengan orang-orang di pedesaan, yang memiliki latarbelakang pendidikan tinggi sampai ke yang tak tamat SD, dari Profesor hingga petani mungkin semua kenal dengan situs yang satu ini.

Dari ketenarannya, facebook punya sisi negatif dan positif hal ini tergantung pada user untuk apa dia memanfaatkannya. Mulai dari sekedar menambah teman di dunia maya, memperluas jaringan usaha, untuk keperluan politik, hingga mungkin ingin mencari jodoh…padahal kalau kita lihat sejenak ke belakang awal dari pembuatannya adalah hanya sekedar untuk menemukan rekan-rekan mahasiswa di Harvard University serta untuk menyalurkan hobi si pembuat dalam mengutak-atik internet, eh tahu-tahu bisa booming dan menghasilkan penghasilan milyaran dollar ke saku sang pembuat.

Facebook bukan tidak mempunyai dampak, tentu sesuatu hal pasti mempunyai efek positif dan negatif tentunya hal ini tergantung pada user itu sendiri. Orang-orang bisa mendapatkan hal yang bermanfaat lewat facebook, tapi tak sedikit pula bisa mendapat celaka juga lewat facebook. Sekarang ini, kita dengar berita-berita yang sangat miris hampir setiap hari kita sering melihat pemberitaan bahwa ada yang hilang atau di culik atau apapun itu yang pokoknya hilang dari rumah…hehehehe…justru karena facebook.

Disini saya coba menganalisis kenapa hal ini bisa terjadi, dari sekian manfaat yang bisa diperoleh kok bisa ya malah buat celaka…saya kira ini bisa karena banyak faktor, kita tahu kebanyak korban adalah perempuan. Kenapa bisa, karena menurut para ahli perempuan itu dalam bertindak lebih mengedepankan perasaan daripada nalar, apalagi dengan memajang gambar yang begitu menantang bahkan maaf -seksi- itu semua mengundang orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk berbuat yang tidak baik.

Makanya disini saya hanya ingin mengingatkan, seharusnya kita bisa memanfaatkan sebaik mungkin  tentunya untuk hal-hal yang sangat bermanfaat, selaku muslim mungkin bisa dijadikan sebagai ajang dakwah, ajang saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran. Terutama kepada para akhawat karena kalian adalah calon ummi yang akan melahirkan putra-putri generasi robbani, mendidik anak bukan hanya ketika seorang anak itu sudah lahir bahkan harus sedari sekarang, semenjak sebelum menikah.

Sekali lagi ayo kita bersama berlomba-lomba dalam kebaikan, sebanyak-banyaknya mengumpulkan amal kebaikan untuk bekal di kemudian hari. Untuk para akhawat, jagalah akhlaq kalian meski itu didunia maya, berilah contoh bagaimana memakai pakaian sesuai syariah.