<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>sebuah catatan kecil</title>
	<atom:link href="http://asepsaepulbahri.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://asepsaepulbahri.wordpress.com</link>
	<description>Sekedar berbagi ilmu</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Feb 2012 13:56:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='asepsaepulbahri.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/9a17c07167a34d8667a6d593475bb202?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>sebuah catatan kecil</title>
		<link>http://asepsaepulbahri.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://asepsaepulbahri.wordpress.com/osd.xml" title="sebuah catatan kecil" />
	<atom:link rel='hub' href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bangkitlah wahai Pemuda-Pemudi!</title>
		<link>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/12/23/bangkitlah-wahai-pemuda-pemudi/</link>
		<comments>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/12/23/bangkitlah-wahai-pemuda-pemudi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 09:39:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asbah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[muda-mudi]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asepsaepulbahri.wordpress.com/?p=557</guid>
		<description><![CDATA[Pemuda&#8230;adalah sebuah kekuatan dalam setiap peradaban, ketika jiwa pemuda dipenuhi dengan semangat maka akan menggelorakan semangat terhadap lingkungan sekelilingnya. Tidak bisa dipungkiri jayanya sebuah peradaban berada di tangan para pemuda yang dengan gagah berani, kita semua bisa melihat dari setiap perjuangan sebuah negara dalam menegakkan kemerdekaannya semua itu tidak terlepas dari campur tangan para pemuda. <a href="http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/12/23/bangkitlah-wahai-pemuda-pemudi/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=557&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemuda&#8230;adalah sebuah kekuatan dalam setiap peradaban, ketika jiwa pemuda dipenuhi dengan semangat maka akan <a href="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2011/12/bangkitlah-pemuda.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-558" title="Bangkitlah pemuda" src="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2011/12/bangkitlah-pemuda.jpg?w=135&#038;h=150" alt="" width="135" height="150" /></a>menggelorakan semangat terhadap lingkungan sekelilingnya. Tidak bisa dipungkiri jayanya sebuah peradaban berada di tangan para pemuda yang dengan gagah berani, kita semua bisa melihat dari setiap perjuangan sebuah negara dalam menegakkan kemerdekaannya semua itu tidak terlepas dari campur tangan para pemuda.<span id="more-557"></span></p>
<p>Kita lihat bagaimana generasi awal peradaban Islam bangkit, disitu banyak terdapat generasi muda yang penuh semangat serta mempunyai pondasi keimanan dan ketaqwaan yang begitu tinggi hingga rela meski harus ditukar dengan nyawanya sekalipun. Bagaimana negeri ini bisa berdiri dengan tegaknya, hal itu tidak terlepas dari campur tangan para pemuda yang terus menggelorakan semangat ke seluruh negeri untuk bisa terlepas dari belenggu penjajah. Gelora semangat itulah yang menggetarkan serta merontokkan kekuatan penjajah, kekuatan yang penuh dengan dilandasi keimanan dan ketaqwaan kepada Allah swt. Sungguh kita tidak bisa menutup mata dengan semangat para pemuda yang telah dengan rela menukarkan jiwa raganya demi berdiri tegaknya negara ini, sungguh kekuatan yang tak kan mampu diruntuhkan walaupun oleh senjata yang begitu mutakhir sekalipun.</p>
<p>Kita lihat betapa peran pemuda begitu besar dalam menumbangkan berbagai pemerintahan yang dzolim terhadap ummat, kita bisa melihat bagaimana tumbangnya kekuasaan presiden Soekarno, runtuhnya hegemoni Soeharto, lepasnya kuasa Gusdur semua itu tidak terlepas dari peran pemuda yang terus menggelorakan semangat perjuangan.</p>
<p>Wahai para pemuda-pemudi, sudahkah kita semua lupa akan hal itu?</p>
<p>Betapa berat perjuangan para pemuda yang ingin merebut kemerdekaan, mereka rela meninggalkan kehidupan yang begitu menyenangkan demi tegaknya negara yang berdaulat. Bermodalkan semangat yang berbalut takbir, para pejuang mengusir penjajah di Surabaya, kita bisa melihat bagaimana seorang Bung Tomo menggemakan takbir untuk membakar semangat para pemuda, hingga para musuh gentar mendengarkan seruan takbir di seantero kota Surabaya.</p>
<p>Wahai pemuda engkau punyai potensi yang begitu besar, janganlah kau sia-siakan masa muda hanya untuk sekedar bersenang-senang, bersenda gurau tak karuan, tawuran yang tak jelas siapa yang dibela dan mempertahankan apa. Sungguh sudah hancurlah sendi-sendi para pemuda sekarang, pemuda lebih senang berkutat dalam kehidupan yang hedonisme, berasyik masyuk dalam lingkaran pacaran sambil bermesra ria dihadapan umum tanpa merasa risih sedikitpun, lebih senang tawuran yang tak jelas tujuan dan manfaatnya.</p>
<p>Kemanakah generasi Rabbaani yang begitu cinta kepada Allah hingga dengan rela menyerahkan jiwa dan raganya demi tegaknya asma Allah, waha para pemuda bangun dan segeralah bangkit dari setiap mimpi indah. Sudah saatnya untuk bergerak kembali membangun peradaban yang penuh keindahan, sudah saatnya untuk merealisasikan mimpi-mimpi indah itu. Gelorakan kembali semangatmu hingga kan menggetarkan buluh-buluh musuh kita semua, buatlah kagum para orang tua dengan semua karya-karya kita.</p>
<p>Ingatlah zaman ini tantangan begitu berat untuk dihadapi, kumpulkan serpihan-serpihan semangat yang sudah terserak termakan oleh semangat berpacaran, hancur oleh semangat tawuran. Alihkan semangat-semangat itu untuk sesuatu yang begitu berarti bagi kehidupan ummat, sudah saatnya untuk kita memikirkan betapa ummat sudah merindukan lahirnya pemuda yang penuh dengan semangat menggelorakan takbir demi membangun negeri ini. Kalaulah engkau merasa begitu kuat hingga tak takut kala tawuran, maka buktikan hal itu apabila engkau merasa paling hebat dengan maju kehadapan melangkah menghadapi musuh-musuh Allah dan Rasulnya, beranikah engkau menghadapi godaan syetan yang selamanya tak ikhlas manakala ummat manusia tak ikuti langkah-langkahnya.</p>
<p>Kalaulah kau merasa begitu romantis hingga menyalurkannya kepada pacar yang tak halal bagimu, maka buktikan keromantisanmu itu untuk cinta yang hakiki, cinta yang sejati yaitu cinta kepada Allah dan RasulNya. Sudahkah kau buktikan cintamu kepadaNya, kalaulah belum maka buktikan cintamu hingga kau kan rasakan begitu indah dan nikmat cinta dariNya hingga kau kan merasa menjadi manusia paling romantis diantara para romantis picisan. Ekspresikan cintamu hanya pada Allah dan RasulNya, ekspresikanlah cintamu hanya pada insan yang memang benar-benar berhak serta halal untuk menerima limpahan romantisme cintamu.</p>
<p>Bangkitlah wahai para pemuda generasi bangsa, jadilah engkau seorang yang perkasa karena membela agama Allah serta negeri ini. Buktikan bahwa engkau adalah seorang yang begitu romantis kala mengekspresikan cinta kepadaNya serta kepada seorang insan yang benar-benar berhak dan halal bagimu.</p>
<p>Bangkitlah wahai pemuda-pemudi Indonesia, bahwasanya harapan itu masih ada tak pernah tertutup maka bukalah matamu, cerahkan pikiranmu, ayunkanlah gerak langkahmu menuju masyarakat madani yang berjaya.</p>
<p>Hingga kau mampu mengatakan pada dunia, bahwasanya generasi baru kini telah tiba, cinta tulus pada Illahi tak takut dicaci dan tak gentar mati. Yang kan sebarkan rahmat pada semua manusia, yang siap tinggalkan dunia gelap pacaran, siap jauhi dunia kelam tawuran, siap jauhi dunia suram narkoba.</p>
<p>Melangkah kaki dengan pasti, menerobos segala onak duri..generasi baru yang dinanti yang tak takut cacian dan tak gentar dengan kematian. Yang tak kan surut walaupun selangkah, tak kan henti walaupun sejenak karena seorang pemuda-pemudi Islam senantiasa punya cita hidup mulia dan mati syahid masuk surga. Yang senantiasa menggelorakan semangat bagaikan gelombang yang terus menerjang semua bentuk kedzoliman dengan tulus ikhlas untuk keadilan hingga pertiwi kan gapai sejahtera.</p>
<p>Majulah bersama, majulah dalam jama’ah, janganlah bergerak sendiri karena Islam senang dengan kehidupan berjama’ah hingga kan lahirkan masyarakat yang madani.</p>
<p>Source gambar:</p>
<p>iluvislam.com</p>
<br /> Tagged: <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/muda-mudi/'>muda-mudi</a>, <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/pendidikan/'>pendidikan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asepsaepulbahri.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asepsaepulbahri.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asepsaepulbahri.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asepsaepulbahri.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/557/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=557&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/12/23/bangkitlah-wahai-pemuda-pemudi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<georss:point>-6.912430 107.606903</georss:point>
		<geo:lat>-6.912430</geo:lat>
		<geo:long>107.606903</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3876380108807adc5bbea7575d5b1d17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Asbah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2011/12/bangkitlah-pemuda.jpg?w=135" medium="image">
			<media:title type="html">Bangkitlah pemuda</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sudahkah Tersedia tempat untuk dibenci?</title>
		<link>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/12/23/sudahkah-tersedia-tempat-untuk-dibenci/</link>
		<comments>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/12/23/sudahkah-tersedia-tempat-untuk-dibenci/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 09:31:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asbah</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan mahabbah]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asepsaepulbahri.wordpress.com/?p=554</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang kita rasakan manakala kita dibenci oleh orang lain? Apa yang akan kita perbuat manakala kita dibenci dan bahkan dijauhi oleh orang lain, apakah kita akan membalasnya dengan sesuatu yang lebih bahkan mungkin lebih keras lagi dari apa yang kita terima? Sungguh seorang Ibnu Taimiyah telah mengajarkan kepada kita untuk senantiasa menyediakan sedikit ruang <a href="http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/12/23/sudahkah-tersedia-tempat-untuk-dibenci/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=554&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang kita rasakan manakala kita dibenci oleh orang lain? Apa yang akan kita perbuat manakala kita dibenci dan bahkan dijauhi oleh orang lain, apakah kita akan membalasnya dengan sesuatu yang lebih bahkan mungkin lebih keras lagi dari apa yang kita terima? Sungguh seorang Ibnu Taimiyah telah mengajarkan kepada kita untuk senantiasa menyediakan sedikit ruang untuk menampung segala macam kebencian orang yang kan kita terima, manakala kita mendapatkan kebencian orang boleh jadi itu adalah sedikit dari jalan yang Allah berikan untuk memberikan keutamaan kepada kita.<span id="more-554"></span></p>
<p>Kebencian yang tertuju kepada kita, haruslah kita periksa apakah kebencian orang itu adalah sesuatu yang memang berhak kita terima ataukah sesuatu yang sengaja orang lemparkan kepada kita karena sesuatu penyakit yang menimbun orang lain?</p>
<p>Kalaulah kebencian itu merupakan bukan menjadi hak kita untuk menerimanya, maka tempat penampungan kebencian itu akan serta merta mengolahnya dan menguapkannya kembali menjadi udara seiring nafas-nafas yang kita hembuskan ke udara seperti halnya proses fotosintesis yang menyerap zat yang berbahaya bagi manusia CO<sub>2</sub> menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat lagi menyegarkan bagi kehidupan seluruh manusia yaitu zat O<sub>2</sub> alias oksigen.</p>
<p>Begitu pula dengan ruang kebencian, ruang itu akan menampung seluruh kebencian yang ditujukan kepada kita untuk menjadi segala sesuatu yang bermanfaat. Akan menjadikan kita menjadi mempunyai ketahanan diri yang tangguh, menjadikan diri seorang yang ikhlas dan lapang namun bukan menyerah pada keadaan begitu saja, yang menjadikan diri senantiasa membalas keburukan dengan kebaikan, membalas air tuba dengan air susu, mengubah sampah menjadi kompos dan pupuk.</p>
<p>Sungguh perlulah kita menyediakan ruang untuk dibenci, karena sungguh tak ada ruginya kala kita menyediakan sedikit ruang itu, bahkan keuntungan terbesarlah yang kan kita peroleh manakala ruang tersebut telah beroperasi dengan baik. Namun demikian, kebencian yang kita dapatkan perlu kita perhatikan karena kalau memang kebencian itu patut dan selayaknya kita dapatkan maka penampungan itu akan menjadikan kita untuk lebih berfikir kedepan agar mampu lebih baik serta menjadi ajang evaluasi diri, muhasabbah akan segala tindak tanduk yang telah kita lakukan, jadikan itu sebagai rambu-rambu peringatan agar kita bisa mengerem diri atas semua kekhilafan yang telah kita lakukan.</p>
<p>Sunggu Allah Maha Menyayangi setiap hamba-hambaNya, oleh karena itu Allah mengirimkan hambaNya yang lain untuk membenci kita agar kita tahu letak kesalahan kita. Karena kalaulah kita tak dibenci maka kita akan terus berkubang di lembah kenistaan dan dosa, sungguh nikmati rasa kebencian yang ditimpakan kepada kita. Jadikan ianya sebagai obat untuk senantiasa menjadi kita menjadi pribadi yang tangguh nan unggul, menjadi pribadi yang layak untuk dicintai oleh Allah, jadikan kebencian orang sebagai tonggak perubahan serta memperkuat sistem imun keikhlasan dalam diri kita.</p>
<p>Jadikan kebencian yang layak kita terima sebagai obat pahit yang harus kita telan sepenuhnya agar hati kita menjadi sehat kembali, agar Allah siap menerima kita kembali dan menempatkan kita ditempat yang Dia cintai, di tempat dimana orang-orang terkasih Dia tempatkan, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai yang deras yang sejuk lagi menyejukkan. Jadikan kebencian orang sebagai alat evaluasi bagi diri untuk senantiasa mengevaluasi kita, buat apa pujian dari manusia apabila Allah sangatlah murka kepada kita. Raihlah kecintaan Allah lewat jalan kebencian, janganlah kita menjadi orang yang dipenuhi rasa kebencian kepada orang lain namun sediakan tempat untuk menampung kebencian kepada kita, agar setiap kebencian yang kita terima bisa diolah dan menguap bersama udara yang senantiasa kita hembuskan.</p>
<p>Ya Rabb&#8230;jadikan diri ini menjadi pribadi yang mempunyai ketahanan diri yang kuat dalam menghadapi setiap kebencian yang diri terima, ampuni diri karena telah banyak khilaf dan dosa yang telah diri lakukan hingga diri layak menerima setiap kebencian, namun satu harap jadikan diri seorang hamba yang senantiasa bisa mengubah diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi, menjadi pribadi yang Engkau cintai, serta tempatkan diri di tempat yang Kau muliakan bersama orang-orang yang Engkau Kasihi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Depok, Muharram 1943 H</p>
<br /> Tagged: <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/hati/'>Hati</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asepsaepulbahri.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asepsaepulbahri.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asepsaepulbahri.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asepsaepulbahri.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/554/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=554&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/12/23/sudahkah-tersedia-tempat-untuk-dibenci/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<georss:point>-6.912430 107.606903</georss:point>
		<geo:lat>-6.912430</geo:lat>
		<geo:long>107.606903</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3876380108807adc5bbea7575d5b1d17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Asbah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Renungan hari ini</title>
		<link>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/08/18/renungan-hari-ini/</link>
		<comments>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/08/18/renungan-hari-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 15:54:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asbah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan diri]]></category>
		<category><![CDATA[do'a]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asepsaepulbahri.wordpress.com/?p=543</guid>
		<description><![CDATA[Wajah layu yang termakan usia, gurat wajahnya kian terlihat jelas. Pundaknya pun kini tak lagi begitu kekar, sayu matanya menahan derasnya air mata karena tak kuat lagi menahan jebolnya bendungan hati yang kian tergerus setumpuk masalah. Suara yang berat keluar jelas menampakkan jiwa yang penuh kesedihan karena di timpa segudang masalah, namun dia tetap tidak tak <a href="http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/08/18/renungan-hari-ini/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=543&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wajah layu yang termakan usia, gurat wajahnya kian terlihat jelas. Pundaknya pun kini tak lagi begitu kekar, sayu <a href="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2011/08/ayah-dan-anak.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-544" title="ayah-dan-anak" src="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2011/08/ayah-dan-anak.jpg?w=133&#038;h=133" alt="" width="133" height="133" /></a>matanya menahan derasnya air mata karena tak kuat lagi menahan jebolnya bendungan hati yang kian tergerus setumpuk masalah. Suara yang berat keluar jelas menampakkan jiwa yang penuh kesedihan karena di timpa segudang masalah, namun dia tetap tidak tak tega membiarkan kita terlunta.<span id="more-543"></span></p>
<p>Sungguh rasa tanggung jawab yang begitu besarlah yang membuat dirinya bertahan, walaupun harus menahan terjangan badai masalah yang begitu besar bak gelombang tsunami menerjang menghempaskan dinding pantai yang terlihat kokoh. Jiwanya kini kian rapuh&#8230;rapu serapuh kayu yang kian lama menjadi lapuk karena termakan rayap.</p>
<p>Sahabat, pernahkah kita membayangkan wajah sayu itu yang senantiasa menanti kita di tempat nun jauh di sana&#8230;terus berusaha walau langkah kaki sudah tak setegar dahulu, tetap bekerja walau tangan sudah tak lagi kekar. Jiwanya kini harus menahan tangis dan sedih demi cita-citanya  melihat sang harapan jiwanya berhasil menjadi manusia seutuhnya.</p>
<p>Sahabatku&#8230;pernahkah kita perhatikan ayah kita, pernahkah kita perhatikan raut wajahnya yang kian menua, pernahkah kita melihatnya dikala sendiri terpekur menahan tangis karena himpitan masalah yang mendera dirinya, keluarganya dan jua yang mendera anak-anaknya.</p>
<p>Sungguh terkadang kita melupakan mereka dikala kita senang, kala kita berkumpul dengan teman-teman kita&#8230;ya, kita malah asyik dengan kehidupan kita sendiri kala jauh dari mereka, bahkan kadang kita marah kala tak searah, kadang kita merasa jengkel kala mereka meminta tolong walau sedikit saja.</p>
<p>Sahabat&#8230;tak tahu kah bahwasanya ayah kita senantiasa mendoakan yang terbaik untuk kita, dia akan terus berusaha walau harus menahan lapar asalkan sang anak bisa kenyang, dia senantiasa menyembunyikan tangis dan sedih asalkan anaknya tersenyum, dia rela hidup dalam kekurangan asalkan putra-putranya hidup berkecukupan di tempat yang jauh.</p>
<p>Dia senantiasa bangun di tiap-tiap malam untuk mendoakan keberhasilan putra-putrinya, ketika kita sedang terlelap tidur dengan begitu nyenyak dan nikmat. Dia senantiasa mengingat kita di setiap detiknya, walaupun kita tak pernah ingat beliau sama sekali. Di setiap selesai shallat, do&#8217;a senantiasa terhatur untuk putra-putrinya, namun kita selalu egois berdo&#8217;a hanya untuk diri sendiri bahkan bait do&#8217;a yang teramat pendekpun terasa berat untuk kita lantunkan.</p>
<p>Saudaraku&#8230;sadarkah kita semua akan hal ini???? kadang kita bangga membeli barang yang begitu bagus, namun tak pernah terucap dari bibir kita ucapan terima kasih untuk sang ayah. Bukanlah balasan materi yang mereka inginkan, bukan pula uang yang mereka harapkan. Karena hanya sejumput senyum manislah yang mereka harapkan dari putra-putrinya, secercah harapan kala putra-putrinya bisa menjadi orang yang berhasil menjadi manusia yang penuh ketaatan, ketaqwaan, keimanan, dan jua kepatuhan&#8230;</p>
<p>Sahabatku semua&#8230;sudahkah hari ini kita sodorkan secarik maaf, sudahkah kita ajukan sejumput do&#8217;a untuk mereka&#8230;marilah kita buat bangga ayah kita dengan raihan prestasi, dengan kadar keimanan serta ketaqwaan kita yang terus meningkat&#8230;buatlah ayah kita bangga di akhirat kelak, karena mampu membawa keberkahanNya&#8230;Aamin.</p>
<p>Depok, 25 Rajab 1432 H/27 Juli 2011</p>
<p>Sumber gambar:</p>
<p>buyuangblogger95.blogspot.com</p>
<br /> Tagged: <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/doa/'>do'a</a>, <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/hati/'>Hati</a>, <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/renungan/'>Renungan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asepsaepulbahri.wordpress.com/543/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asepsaepulbahri.wordpress.com/543/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/543/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/543/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/543/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/543/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/543/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/543/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/543/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/543/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asepsaepulbahri.wordpress.com/543/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asepsaepulbahri.wordpress.com/543/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/543/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/543/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=543&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/08/18/renungan-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>-6.912430 107.606903</georss:point>
		<geo:lat>-6.912430</geo:lat>
		<geo:long>107.606903</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3876380108807adc5bbea7575d5b1d17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Asbah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2011/08/ayah-dan-anak.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">ayah-dan-anak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ingatkah Janji-Janji kita?</title>
		<link>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/07/17/ingatkah-janji-janji-kita/</link>
		<comments>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/07/17/ingatkah-janji-janji-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jul 2011 17:15:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asbah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan diri]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asepsaepulbahri.wordpress.com/?p=536</guid>
		<description><![CDATA[Terkadang diri malu tatkala menyatakan tunduk dan patuh padaNya, tapi pada kenyataannya sangatlah jauh dari apa yang kita nyatakan tadi. Sahabat, sudahkah kita mendeteksi hal demikian karena kita senantiasa berucap janji setidaknya dalam sehari 17 kali namun demikian kita kadang atau bahkan tak pernah faham akan janji-janji kita sendiri, karena seringnya kita melalaikan janji itu. <a href="http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/07/17/ingatkah-janji-janji-kita/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=536&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terkadang diri malu tatkala menyatakan tunduk dan patuh padaNya, tapi pada kenyataannya sangatlah jauh dari apa yang kita nyatakan tadi. Sahabat, sudahkah kita mendeteksi hal demikian karena kita senantiasa berucap janji setidaknya dalam sehari 17 kali namun demikian kita kadang atau bahkan tak pernah faham akan janji-janji kita sendiri, karena seringnya kita melalaikan janji itu.<span id="more-536"></span></p>
<p>Entah karena kurang paham ataupun mungkin tidak tahu, sepertinya janji-janji yang kita ucapkan sebanyak 17 kali dalam sehari-semalam itu hanya lewat begitu saja meluncur dari bibir manis kita. Tanpa sedikitpun menyentuh kedalam relung sang raja tubuh, janji yang kita ucapkan hanya melintas begitu saja dengan mudahnya bagaikan air mengalir sambil membawa gelondongan kayu melintasi sang menteri badan yaitu pikiran. Namun janji itu tak pernah bisa dilaksanakan oleh sang raja hati.</p>
<p>Ya&#8230;.kita sering mengucapkan janji itu, tahukah sahabat apa janji yang sering kita ucapkan namun sering pula kita lalaikan bahkan gampang sekali kita lupakan. Yaitu janji bahwasanya kita haruslah senantiasa meminta hanya kepadaNya, benarkah demikian kita sering mengucapkan janji itu&#8230;?</p>
<p>Benar sekali coba sahabat semua terka, setiap kali kita datang menghadap kepadaNya, seketika itulah kita berucap janji bahwasanya &#8220;<strong>hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan</strong>&#8221; (Q.S. 1:5). Sadarkah kita kala mengucapkan itu, atau hanya sebagai pelengkap saja sebatas penggugur kewajiban. Betapa tidak ketika kita kesusahan kadang yang pertama kita ingat adalah makhlukNya buka Dia, ketika kita sakit maka yang pertama kali kita ingat adalah dokter, manakala kita sedang mengalami bocor ban yang pertama kali kita ingat adalah tukang tambal ban, tatkala kendaraan kita mogok maka yang terlintas dalam benak adalah tukang bengkel.</p>
<p>Jadi dimana letak Dia? kadang kita menempatkannya jauh di belakang, ketika tertimpa bencana yang hampir mencelakakan kita lantas ada orang yang menyelamatkan maka kata yang meluncur kadang &#8220;untung ada kamu&#8230;&#8221; lagi-lagi kita menomor dua belaskanNya. Sungguh ada sebuah syair dari grup Bimbo &#8220;aku jauh&#8230;Engkau jauh, aku dekat&#8230;Engkau dekat&#8221;, saya hanya akan sedikit merevisi, sebenarnya Allah tak pernah menjauh dari kita yang ada kita sendirilah yang menjauhkan diri. Tak pernah Dia pergi menjauh dari diri-diri kita, karena sebenarnya diri kita lah yang seringnya menghindar, namun kita sendiri masih tega menuduh bahwa Dia menjauh dari kehidupan kita.</p>
<p>Sungguh, kalau kita renungi bersama bahwasanya Allah itu sebenarnya sangat dekat bahkan lebih dekat dari urat leher kita sendiri. Allah tak kan pernah luput dalam mengawasi kita walau sedetikpun, namun kita seringnya merasa cuek begitu saja. Sahabat marilah kita renungi sedikit dari ucapan janji kita tadi, sudah sejauh manakah kita menepati janji itu.</p>
<p>Ya Allah sungguh diri ini malu karena seringnya ingkar janji, setiap ucapan yang digulirkan hanya melintas begitu saja tanpa mampu masuk mengetuk pintu sang raja diri yang sudah layu. Ya Rabb&#8230;izinkan diri ini bisa lebih mendekat kembali kepadaMu, karena ku tahu bahwa Engkau tak pernah lari dari diri. Karena, sesungguhnya diri ini lah yang senantiasa menjauh dari kasih sayang mu. Sunggu malu diri ini yang penuh dengan debu dan noda, ingin mendekat kepadaMu. Ya Rabb pemilik hati, perkenankan diri untuk lebih mampu menjaga setiap lintasan hati karena diri merasa sangatlah lemah&#8230;Semoga Engkau berkenan menerima permintaan setiap hamba-hambaMu yang ingin mendekat kembali. Aamin&#8230;</p>
<br /> Tagged: <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/catatan/'>catatan</a>, <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/hati/'>Hati</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asepsaepulbahri.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asepsaepulbahri.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asepsaepulbahri.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asepsaepulbahri.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/536/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=536&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/07/17/ingatkah-janji-janji-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<georss:point>-6.912430 107.606903</georss:point>
		<geo:lat>-6.912430</geo:lat>
		<geo:long>107.606903</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3876380108807adc5bbea7575d5b1d17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Asbah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berlanjutnya Sebuah Perjalanan (Tujuan itu 2)</title>
		<link>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/07/16/berlanjutnya-sebuah-perjalanan-tujuan-itu-2/</link>
		<comments>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/07/16/berlanjutnya-sebuah-perjalanan-tujuan-itu-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jul 2011 11:52:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asbah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan diri]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>
		<category><![CDATA[pengharapan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asepsaepulbahri.wordpress.com/?p=532</guid>
		<description><![CDATA[Jejak langkah kaki itu kini sudah mulai kembali bergerak, walaupun terang belumlah sampai menjejak ke bumi, nyala api sebagai penerang yang pernah padam kini mulai terang walaupun masih belum kokoh. Namun kini jalan yang ditapaki oleh sang kaki telah berbeda dari jalan yang pertama di jejaki, namun tetaplah kan menuju ke muara yang sama, menuju <a href="http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/07/16/berlanjutnya-sebuah-perjalanan-tujuan-itu-2/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=532&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jejak langkah kaki itu kini sudah mulai kembali bergerak, walaupun terang belumlah sampai menjejak ke bumi, nyala api sebagai penerang yang pernah padam kini mulai terang walaupun masih belum kokoh. Namun kini jalan yang ditapaki oleh sang kaki telah berbeda dari jalan yang pertama di jejaki, namun tetaplah kan menuju ke muara yang sama, menuju ke satu titik cahaya yang terang, cahaya yang terangnya menyejukkan serta kan memberikan jelasnya dunia pada mata yang melihatnya.<span id="more-532"></span></p>
<p>Walaupun menuju satu titik yang sama, namun arah yang digunakan sekarang berbeda dengan arah yang sedari awal dijejaki sang kaki. Sang kaki yang senantiasa ditemani oleh sepatu bututnya yang sudah mulai bolong-bolong dan penuh debu kadang sering terantuk batu, menginjak kotoran, menjejaki lumpur, begitulah langkah yang harus ditempuhi oleh sang kaki untuk senantiasa menuju satu cahaya yang terang benderang di ujung sana.</p>
<p>Memang cahaya di ujung sana bukanlah akhir dari suatu perjalanan, tetapi akan menjadi awal dari sebuah perjalanan baru namun suasana yang baru serta dengan tantangan baru yang mungkin lebih banyak liku serta onak yang harus ditempuhi. Dengan bergegas sang kaki berjalan tetap ditemani sepatu yang sudah kotor serta penuh lubang, keadaan memang masihlah gelap gulita namun pelita yang pernah padam pada jalan yang awal, kini sudah mulai terang kembali. Terangnya pelita itu kini dijaga dengan seksama agar tak kembali padam, dijaganya dengan penuh kehati-hatian karena angin kian kencang berhembus, gerimis mulai turun.</p>
<p>Hanya asa yang senantiasa menemami agar nyala pelita tak lagi padam, karena sang kaki sudah merasa lelah dalam mengarungi perjalanan malam gelap gulita yang terasa sangat panjang. Jalan yang kian berkelok itu kian terasa, tanjakan kian terasa meninggi, turunan itu terasa kian curam hingga sang kaki harus senantias berhati-hati dalam menjejakan langkahnya agar jangan sampai tersandung hingga jatuh, karena sejatinya muara perjalanan yang terang itupun kian dekat.</p>
<p>Dengan sisa tenaga yang ada, sang kaki teruslah bergerak menuju arah muara yang sungguh terang benderang dengan semua keindahan yang kan ditawarkannya, namun juga dengan segala tantangan yang ada di dalamnya&#8230;sanggupkah sang kaki untuk terus menjejakkan kakinya menuju satu titik cahaya nan menyejukkan serta penuh dengan tantangan??? Tunggu kelanjutannya&#8230;.</p>
<br /> Tagged: <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/cinta/'>Cinta</a>, <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/hati/'>Hati</a>, <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/pengharapan/'>pengharapan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asepsaepulbahri.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asepsaepulbahri.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asepsaepulbahri.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asepsaepulbahri.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/532/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=532&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/07/16/berlanjutnya-sebuah-perjalanan-tujuan-itu-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-6.912430 107.606903</georss:point>
		<geo:lat>-6.912430</geo:lat>
		<geo:long>107.606903</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3876380108807adc5bbea7575d5b1d17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Asbah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masihkah &#8220;Pede&#8221;?</title>
		<link>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/04/05/masihkah-pede/</link>
		<comments>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/04/05/masihkah-pede/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2011 01:22:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asbah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan diri]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Malu]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asepsaepulbahri.wordpress.com/?p=522</guid>
		<description><![CDATA[Apa kabar sahabat semua&#8230;baru kali ini saya bisa kembali bersilaturahim dengan saudaraku kembali, setelah sekian lama segala ide dan hikmah ingin berlarian keluar dari otak yang tak seberapa ini, hal ini karena kuatnya kerangkeng kemalasan yang melanda saya&#8230;semoga sahabat, saudaraku semua tidak sampai merasakan hal yang demikian. Sahabat&#8230;akhir-akhir ini kita sering kali diberitakan dengan tingkah <a href="http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/04/05/masihkah-pede/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=522&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa kabar sahabat semua&#8230;baru kali ini saya bisa kembali bersilaturahim dengan saudaraku kembali, setelah sekian<a href="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2011/04/tanda-tanya.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-523" title="tanda tanya" src="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2011/04/tanda-tanya.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a> lama segala ide dan hikmah ingin berlarian keluar dari otak yang tak seberapa ini, hal ini karena kuatnya kerangkeng kemalasan yang melanda saya&#8230;semoga sahabat, saudaraku semua tidak sampai merasakan hal yang demikian. Sahabat&#8230;akhir-akhir ini kita sering kali diberitakan dengan tingkah polah manusia yang kian hari kian semakin narsis, apakah sahabat juga mengalami hal demikian?<span id="more-522"></span></p>
<p>Sahabat&#8230;ternyata kita masih bisa &#8220;pede&#8221;, masih bisa bergaya di depan saudara kita sendiri, berlenggak-lenggok bak pragawati yang berjalan di catwalk ataupun berjalan gaya bak pemain sinetron yang penuh dengan contoh tak baik. Padahal sebenarnya itu adalah tak lepas dari kasih sayang Allah, karena Kemuliaan Allah &#8220;AS SAATIR&#8221;. Karena sebenarnya Allah masihlah menutupi segala kesalahan serta aib-aib kita dihadapan saudara-saudara kita.</p>
<p>Tidakkah kita merasa malu karenanya, sungguh diri ini malu karena terlalu banyak aib yang Allah masih mau menyembunyikannya. Sungguh sekarang masih banyak orang yang senang dengan kesalahan, dan bahkan tak malu menyalahkan kebenaran. Ketika diminta menutup aurat dia dengan bangga akan mengatakan &#8220;itu kan hak saya&#8230;tubuh..tubuh saya, saya kan harus tampil perfect di hadapan kamera..&#8221; masya Allah,,,apakah sebagian kita sudah kehilangan rasa malu&#8230;sungguh..orang berzina teruslah di bela mati-matian, namun orang yang ingin melaksanakan ibadah malah di caci bahkan sebelum orang itu hancur maka akan terus datang cacian dan makian serta pandangan sinis hingga hancurnya orang yang melaksanakan sunnah itu tadi.</p>
<p>Sungguh miris sekali melihat kondisi demikian itu, entahlah apakah bangsa ini banyak ditimpa bencana apakah tidak terlepas dari rasa &#8220;pede&#8221; yang salah?</p>
<p>Sahabat marilah kita sedikit merenung, masihkah kita merasa &#8220;pede&#8221; dengan melihat aib-aib yang masih Allah sembunyikan? sungguh maaalluuuu&#8230;diri ini karena ternyata masihlah banyak aib-aib yang manusia tak tahu, namun demikian kita haruslah &#8220;pede&#8221; dengan kebenaran yang kan kita lalui, janganlah kita berani menilai keburukan orang sebelum kita menakar keburukan sendiri&#8230;pandanglah orang lain itu lebih baik dari kita namun bukan untuk bermaksud rendah diri.</p>
<p>Tetaplah kita berlindung pada Allah yang senantiasa menyembunyikan aib-aib kita, maka sudah sejauh manakah kita senantiasa mendekat padaNya???</p>
<p>Ya Allah&#8230;Maha terpuji Engkau yang Maha Mulia, ampuni dan terimalah taubat kami&#8230;</p>
<br /> Tagged: <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/hikmah/'>Hikmah</a>, <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/malu/'>Malu</a>, <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/renungan/'>Renungan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asepsaepulbahri.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asepsaepulbahri.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asepsaepulbahri.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asepsaepulbahri.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/522/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=522&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/04/05/masihkah-pede/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<georss:point>-6.912430 107.606903</georss:point>
		<geo:lat>-6.912430</geo:lat>
		<geo:long>107.606903</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3876380108807adc5bbea7575d5b1d17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Asbah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2011/04/tanda-tanya.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">tanda tanya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta lagi</title>
		<link>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/03/21/cinta-lagi/</link>
		<comments>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/03/21/cinta-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2011 13:12:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asbah</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan mahabbah]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[hati-hatilah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asepsaepulbahri.wordpress.com/?p=514</guid>
		<description><![CDATA[Cinta&#8230;kata yang tak pernah kita ucapkan, sungguh kata yang begitu manis semanis madu namun manakala cinta itu salah tempat maka manisnya bukanlah manis madu melainkan manis sirup yang penuh dengan bibit penyakit bila berlebih-lebihan ya&#8230;seperti yang pernah saya bahas dulu dengan bahasan Cinta Madu vs Cinta Gulali. Sungguh satu kata ini memang sangat enak didengar, <a href="http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/03/21/cinta-lagi/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=514&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cinta&#8230;kata yang tak pernah kita ucapkan, sungguh kata yang begitu manis semanis madu namun manakala cinta itu <a href="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2011/03/silver-gold-55.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-516" title="silver-gold-55 from: alfiyandi.wordpress.com" src="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2011/03/silver-gold-55.jpg?w=150&#038;h=150" alt="alfiyandi.wordpress.com" width="150" height="150" /></a>salah tempat maka manisnya bukanlah manis madu melainkan manis sirup yang penuh dengan bibit penyakit bila berlebih-lebihan ya&#8230;seperti yang pernah saya bahas dulu dengan bahasan <a href="http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2010/08/04/cinta-madu-vs-cinta-gulali/">Cinta Madu vs Cinta Gulali</a>. Sungguh satu kata ini memang sangat enak didengar, indah dipandang dan sedap dirasa. Manusia mana yang tak mau dengan yang namanya cinta, walaupun berusaha menyembunyikannya. Sungguh tak ada satupun makhluk di dunia ini yang lepas dari yang namanya cinta, sungguh Allah Maha Indah yang telah menciptakan makhluk bernama cinta ini.<span id="more-514"></span></p>
<p>Namun demikian, sungguh suatu keprihatinan manakalah cinta itu sendiri ditempatkan pada tempat yang tidak semestinya. Generasi muda sekarang lebih mudah mengatakan cinta pada lawan jenisnya, namun begitu sulitnya mengungkapkan cinta kepada orang yang layak menerima itu. Sungguh suatu keputusan salah manakala fitrah illahi malah diekspresikan kepada seseorang yang bukan haknya. Sungguh malu diri manakala kita berucap cinta kepada seseorang yang belumlah tentu yang terbaik buat kita.</p>
<p>Seharusnya cinta yang suci ini kita tempatkan pada tempat yang semestinya, tempat yang harum semerbak wewangian bunga surgawi, yang penuh dengan kilauan warna yang indah menawan hati, serta terasa manis, yang jernih sejernih air yang keluar dari mata air pegunungan yang segar lagi menyejukkan. Dimanakah kita tempatkan agar cinta bermekaran serta mewangi harum??? sudah semestinya kita tempatkan di ladang penuh bunga, yang kan membuat hati kita tentram karenanya, yaitu tempatkanlah cinta itu pada tempat yang semestinya. Tempatkan ianya hanya pada tempat yang indah nan agung yaitu, Allah dan rasulNya. Sungguh sudah menjadi keharusan bagi kita semua yang mengaku muslim untuk menempatkan cinta hanya padaNya, serta menjadi cinta primer serta tersier. Setelah itu barulah kita tempatkan cinta kita pada tempat yang sekunder yaitu pada orang-orang yang layak kita cintai, mereka itu kedua orang tua kita, saudara-saudara kita, bahkan dalam hal ini rasulpun mewasiatkan kepada kita bahwasanya tidaklah sempurna iman seorang mukmin manakala dia tidak mencintai saudaranya sendiri seperti mencintai dirinya sendiri.</p>
<p>Sahabat sudahkah kita menempatkan cinta kita pada tempatnya? sebuah renungan untuk kita semua, karena sejauh ini banyak sekali kita lihat di jalan-jalan, di mall-mall, di toko-toko buku, atau dimanapun itu yang begitu indah berjalan berdua seakan tak peduli orang di sekitarnya, mungkin yang ada dalam fikirannya adalah dunia itu miliknya berdua&#8230;lha yang lain ngontrak semua. Kalaulah sudah terikat dengan ikatan yang suci lagi halal&#8230;.itu sih emang kudu gitu, tapi yang jadi masalah adalah mereka itu kebanyakan malah belum terikat oleh sebuah ikatan yang suci lagi sah. Kadang kita sendiri yang melihatnya menjadi risih tapi kok mereka gak risih ya&#8230;</p>
<p>Sahabat sekalian, mulai sekarang marilah kita mewaspadai dengan yang namanya cinta, bukan untuk dibunuh tapi untuk dikendalikan&#8230;berikan cinta yang mewangi harum itu pada orang-orang yang memang pantas dan layak kita berikan. Bukan pada orang yang jelas kan menjerumuskan kita kedalam jurang yang dalam lagi nista. Marilah kita gantungkan cinta primer nan tersier ini pada tempatnya, barulah kita tempatkan cinta sekunder pada makhluk Allah yang memang benar-benar layak kita berikan.</p>
<br /> Tagged: <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/cinta/'>Cinta</a>, <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/hati-hatilah/'>hati-hatilah</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asepsaepulbahri.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asepsaepulbahri.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asepsaepulbahri.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asepsaepulbahri.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/514/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=514&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/03/21/cinta-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		<georss:point>-6.912430 107.606903</georss:point>
		<geo:lat>-6.912430</geo:lat>
		<geo:long>107.606903</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3876380108807adc5bbea7575d5b1d17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Asbah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2011/03/silver-gold-55.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">silver-gold-55 from: alfiyandi.wordpress.com</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lupakah kita???</title>
		<link>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/03/12/lupakah-kita/</link>
		<comments>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/03/12/lupakah-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Mar 2011 14:29:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asbah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan diri]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asepsaepulbahri.wordpress.com/?p=510</guid>
		<description><![CDATA[Kehidupan manusia tak akan ada yang tahu atas apa yang akan terjadi, kita tak tahu apa yang akan terjadi satu tahun kedepan, atau satu bulan kedepan bahkan satu detik yang akan datang pun kita tak tahu apa yang kan menimpa kita semua. Kita selaku manusia, hanyalah wajib berikhtiar yang disertai do&#8217;a janganlah kita menjadi manusia <a href="http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/03/12/lupakah-kita/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=510&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kehidupan manusia tak akan ada yang tahu atas apa yang akan terjadi, kita tak tahu apa yang akan terjadi satu tahun kedepan, atau satu bulan kedepan bahkan satu detik yang akan datang pun kita tak tahu apa yang kan menimpa kita semua. Kita selaku manusia, hanyalah wajib berikhtiar yang disertai do&#8217;a janganlah kita menjadi manusia yang terlalu sombong dalam melaksanakan setiap ikhtiar yang kita lakukan.<span id="more-510"></span><br />
Hal ini karena kadang kita sombong dengan semua hasil yang kita peroleh, kita kadang lupa akan Allah kala kita mendapatkan keuntungan dan kenikmatan, barulah kita merasa butuh Allah manakala kita dirundung derita, dirundung kebutuhan yang terbilang banyak, bahkan tak jarang ketika kita sedang butuhpun kita kadang lupa kepada Allah, karena yang kita ingat hanyalah manusia yang dirasa akan mampu menyelesaikan setiap masalah yang kita hadapi padahal tanpa kita tahu bahwasanya manusia yang kita harapkan mampu membantu setiap permasalahan kita ternyata juga mempunyai segudang permasalahan yang sedang dihadapinya.<br />
Sahabat&#8230;perkuat kembali keyakinan kita kepada Sang Pemilik Solusi, manakala kita buntu terhadap satu persoalan maka mendekatlah pada-Nya&#8230;satu hal yang harus kita camkan semua, bahwasanya Allah tak akan pernah meninggalkan kita walau sedetikpun juga, bahwasanya manakala kita mendekat dengan cara berjalan maka Allah akan mendekat kepada kita dengan berlari. Seperti syairnya Bimbo &#8220;aku dekat Engkau dekat&#8230;aku jauh&#8230;maka Engkau tetap dekat&#8221;&#8230;hehe maaf di edit sedikit, tapi memang begitulah Allah, Dia tak akan pernah sekejappun tuk menjauh dari setiap hamba-hamba-Nya.<br />
Yakinkan itu dalam diri setiap sahabat semua, jangan sampai melupakan itu semua&#8230;dari semua permasalahan yang sedang membelit kita sekarang, marilah kita semakin mendekat kepada-Nya, yakinkan diri bahwasanya Allah kan senantiasa mendengar setiap keluh kesah kita, karena Allah tak pernah tidur kala kita terlelap tidur, karena Allah tak pernah lupa tatkala kita lupa padaNya&#8230;</p>
<br /> Tagged: <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/catatan/'>catatan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asepsaepulbahri.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asepsaepulbahri.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asepsaepulbahri.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asepsaepulbahri.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/510/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=510&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2011/03/12/lupakah-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-6.912430 107.606903</georss:point>
		<geo:lat>-6.912430</geo:lat>
		<geo:long>107.606903</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3876380108807adc5bbea7575d5b1d17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Asbah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Renungkan</title>
		<link>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2010/12/31/renungkan/</link>
		<comments>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2010/12/31/renungkan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2010 14:27:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asbah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan diri]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asepsaepulbahri.wordpress.com/?p=499</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat&#8230;bagaimana kabar imanmu saat ini, semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan dan keistiqomahan dalam menjalankan setiap apa yang Dia perintahkan dan menjauhi setiap apa yang Dia larang. Sahabat, pernahkah kita berfikir sejenak tentang kehidupan ini, tentang apa yang Dia berikan kepada kita, tentang apa yang kita lupakan dari Dia, tentang penyelewengan hati serta pikiran kita terhadap <a href="http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2010/12/31/renungkan/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=499&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat&#8230;bagaimana kabar imanmu saat ini, semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan dan keistiqomahan dalam <a href="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2010/12/sad-man.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-500" title="terpekur" src="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2010/12/sad-man.jpg?w=116&#038;h=110" alt="" width="116" height="110" /></a>menjalankan setiap apa yang Dia perintahkan dan menjauhi setiap apa yang Dia larang. Sahabat, pernahkah kita berfikir sejenak tentang kehidupan ini, tentang apa yang Dia berikan kepada kita, tentang apa yang kita lupakan dari Dia, tentang penyelewengan hati serta pikiran kita terhadap nikmat-nikmatNya.<span id="more-499"></span></p>
<p>Sungguh terlalu banyak kita melenakan segala pemberianNya, kita terlalu asyik menikmati segala fasilitas yang diberikanNya hingga kita lupa untuk berucap syukur atas segala apa yang kita terima itu. Sungguh naif diri ini ternyata selama ini kita telah banyak melakukan penyelewengan yang tak terperi banyaknya, sungguh malulah jiwa ini ternyata kosong hampa padahal dikira terasa telah penuh dengan semua kenikmatan yang tak pernah disyukuri. Kala terasa jiwa hampa dan kosong kita malah lari pada makhluk, kita malah lari ketempat keramaian yang penuh dengan hura-hura tanpa makna, kita seringnya lari ketempat indah didunia ini sekali tanpa mengambil hikmah dan tanpa melihat bahwa harusnya banyak kesyukuran yang dilantunkan.</p>
<p>Sungguh terasa malukah jiwa ini yang kian lama kian menggelap, karena tanpa tersadari semakin menjauhi diri dari cahaya yang hakiki. Sungguh banyaknya ilmu yang ada didalam otak ini sering tak menambah kesyukuran malah semakin menenggelamkan diri atas keegoan yang dimiliki, semakin membuat angkuh bak firaun di zaman modern yang merasa bahwa segalanya adalah hasil dari apa yang diusahakan tanpa ada campur tangan dari yang Maha Mencipta segala.</p>
<p>Sahabat, tidakkah kita sadari itu semua???</p>
<p>Sudahkah kita bisa merasakan kekosongan jiwa, ataukah berpura-pura tak merasakan karena dengan sengajar melemparkan diri kedalam kehidupan yang penuh dengan khayalan semata. Kadang kita hanya sanggup melemparkan diri kedalam gubangan kolam hedonisme yang telah menggurita, kita terlalu banyak tertawa hingga sang raja diri semakin berkeras hingga menjadikannya gelap tak mampu melihat hikmah yang terkandung dalam setiap yang dilihatnya, tak lagi mampu merasakan manisnya iman&#8230;masya Allah,,,kita seringnya tertawa ketimbang menangis, kita seringnya melihat kekurangan dan kesalahan orang lain ketimbang dosa-dosa diri yang kian hari kian menumpuk.</p>
<p>Mata hati kita semakin hari semakin rabun dan semakin mengarah kepada kebutaan total, karena kita dengan sengaja tak mau lihat apa yang seharusnya kita lihat, telinga kita mengarah kepada tuli karena setiap hari minimal 5 kali kita menyumbatnya agar pura-pura tak dengar panggilan cintaNya, kaki kita yang masih lengkap-pun sengaja kita pasung hingga menjadi cacat agar ada alibi tak berjalan menuju rumahNya tuk bersua denganNya secara berjamaah.</p>
<p>Sungguh hati ingin menjerit dan menangis melihat fenomena yang begitu menyedihkan ini, sungguh ummat dalam keadaan sakit. Ummat sedang membutuhkan dokter-dokter yang mampu mengobati penyakit ummat yang kian hari kian kronis. Sahabat sudahkah kita rasakan apa yang kita rasakan dalam diri kita??? Sungguh&#8230;bisakah kita membendung aliran air yang deras dari mata kita kala kita deteksi penyakit tadi satu-persatu ternyata ada dalam diri kita, tak malukah kita terhadap Sang pemilik Jiwa, karena kita seringnya meminta tanpa mau melaksanakan apa yang Dia perintah&#8230;.Sungguh malu diri ini ternyata selama ini diri banyak meminta namun tanpa sadar banyak hal melupakan Dirinya.</p>
<p>Saudaraku, ayolah mulai sekarang kita perbaiki diri kita, mulailah dari hal yang kecil, mulailah dari sekarang dan istiqomahkanlah itu walaupun sedikit itu menjadi lebih baik ketimbang besar namun hanya sekali. Karena yang terpenting adalah amalan yang berlangsung terus-menerus&#8230;ayo sahabat kita lakukan amal kebaikan walau hanya sebesar biji dzarah&#8230;namun kita istiqomahkan diri, walaupun itu hanya menghilangkan duri kecil di jalan. Insya Allah,,,niscaya Allah kan terus menuntun diri, hati, pikiran dan prilaku kita menuju yang lebih baik&#8230;insya Allah.</p>
<br /> Tagged: <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/catatan/'>catatan</a>, <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/muhasabah/'>Muhasabah</a>, <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/renungan/'>Renungan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asepsaepulbahri.wordpress.com/499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asepsaepulbahri.wordpress.com/499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asepsaepulbahri.wordpress.com/499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asepsaepulbahri.wordpress.com/499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/499/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=499&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2010/12/31/renungkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<georss:point>-6.912430 107.606903</georss:point>
		<geo:lat>-6.912430</geo:lat>
		<geo:long>107.606903</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3876380108807adc5bbea7575d5b1d17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Asbah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://asepsaepulbahri.files.wordpress.com/2010/12/sad-man.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">terpekur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tujuan itu</title>
		<link>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2010/12/31/tujuan-itu/</link>
		<comments>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2010/12/31/tujuan-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2010 01:49:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asbah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan diri]]></category>
		<category><![CDATA[pengharapan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asepsaepulbahri.wordpress.com/?p=490</guid>
		<description><![CDATA[Cahaya itu masih temaram, belum jelas kelihatan dari jauh namun baru berupa bercak merah seperti titik merah yang menempel di kain yang hitam kelam. Namun demikian jejak langkah kaki ini tak henti tuk menuju bercak sinar merah nan kecil, dengan langkah yang pasti kaki terus berjalan menatap seberkas sinaran kecil nun jauh didepan sana. Ditemani <a href="http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2010/12/31/tujuan-itu/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=490&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cahaya itu masih temaram, belum jelas kelihatan dari jauh namun baru berupa bercak merah seperti titik merah yang menempel di kain yang hitam kelam. Namun demikian jejak langkah kaki ini tak henti tuk menuju bercak sinar merah nan kecil, dengan langkah yang pasti kaki terus berjalan menatap seberkas sinaran kecil nun jauh didepan sana. Ditemani oleh sahabat-sahabat sejati yang tak nampak pula, sahabat yang senantiasa menemani kala suka maupun duka yang senantiasa tak pernah tidur walau sahabat yang satu ini tidur, yang tak lengah kala sahabat ini sedang lengah, yang teliti mencatat apa yang senantiasa sahabat ini lakukan.</p>
<p>Langkah kaki ini semakin lama kian kencang, dengan sejuta harap yang terus digantungkan pada tali gantungan yang Maha Kuat, berbalut keikhlasan. Walau sesekali kaki terantuk batu, karena memang keadaan gelap. Sungguh semakin lama cahaya itu semakin kuat dan semakin membesar, namun dalam hati terbesit pertanyaan apakah sinar itu mau menerangi jiwa yang lama gelap itu. Semakin lama semakin berlari semakin kuat pula pertanyaan itu memutari pikiran, entah apa yang terjadi rasa pertanyaan itu semakin menjadi.</p>
<p>Sungguh ada musuh yang terus membisiki tuk menjauh, namun kaki teruslah mantap berjalan dengan semakin menancapkan kaki hingga membekas di tanah yang dilewati agar tak roboh oleh bisikan dan gertakan musuh yang tak kenal lelah tuk menjatuhkan pijakan kaki agar terhenti langkah kaki itu agar tak sampai pada cahaya kecil nan temaram. Sungguh semakin dekat dirasa semakin berat jejak langkah yang diayunkan, entah apa lagi yang merintangi. Sedang niat terus menguat dan meluruskan diri, namun apa yang terjadi selanjutnya&#8230;.(bersambung)</p>
<br /> Tagged: <a href='http://asepsaepulbahri.wordpress.com/tag/pengharapan/'>pengharapan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asepsaepulbahri.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asepsaepulbahri.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asepsaepulbahri.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asepsaepulbahri.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asepsaepulbahri.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asepsaepulbahri.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asepsaepulbahri.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asepsaepulbahri.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asepsaepulbahri.wordpress.com/490/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asepsaepulbahri.wordpress.com&amp;blog=11640333&amp;post=490&amp;subd=asepsaepulbahri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asepsaepulbahri.wordpress.com/2010/12/31/tujuan-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<georss:point>-6.912430 107.606903</georss:point>
		<geo:lat>-6.912430</geo:lat>
		<geo:long>107.606903</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3876380108807adc5bbea7575d5b1d17?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Asbah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
